Kamis, 29 Oktober 2009

Jual Ruko Kos-kosan dan Halaman

Anda mau nyari tanah murah di daerah Janti, Yogyakartayang cocok untuk usaha.
Anda bingung nyari atau mau beli tanah,ruko,kos-kosan di lokasi yang strategis seperti yang anda inginkan. Untuk kebutuhan anda, baik untuk usaha atau tempat tinggal yang akses ku kota sangat dekat dan mau ke mana-mana sangat mudah. Maka kami tawarkan kepada anda:
Dijual ruko, kos-kosan dan halaman yang sudah jadi satu kompleks di tepi jalan raya besar(jalur utama).
Panjang muka tepi jalan 16 m dan ke belakang 28 m. Luas tanah keseluruhan kurang lebih 448 m persegi.
Terletak di daerah sekitar Jl Solo, Amplaz masih ke timur, tepatnya di daerah sekitar Janti.
Lokasi sangat strategis, pinggir jalan raya besar(jalur utama)/tidak pernah sepi. Ada pangkalan taxi, ojek, becak
dan bus biasa menunggu penumpang lama di situ. Dekat terminal Trans Jogja, setiap bus besar dari arah timur
pasti lewat dan berhenti menurunkan penumpang.
Sangat cocok untuk usaha, bisa untuk dealer, toko, swalayan, bengkel dan segala macam usaha yang lain atau mau dijadikan kantor juga bisa.
Ini merupakan kesempatan yang sangat langka, orang mau menjual tanah berikut ruko, kos-kosan dan halaman cukup luas di tepi jalan raya besar. Dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada orang yang mau menjual tanah atau ruko di tepi Jl Solo. Karena memang sebuah investasi yang menarik.
Berdasarkan hasil survey harga tanah di Jl Solo:
  • Di sekitar Amplaz(Ambarrukmo Plaza) harga tanah mencapai 8-10 juta per m
  • Di sekitar Honda Anugerah Jl Solo harga tanah mencapai 6-7 juta per m
  • Di daerah Janti harga tanah telah mencapai 4-6 juta per m
Ruko, kos-kosan dan halaman yang sudah jadi satu kompleks tersebut kami tawarkan dengan harga
Rp 2,5 milliar  mengingat lokasi cukup strategis dan di atasnya telah ada bangunan berupa ruko.
Untuk masalah harga dan cara pembayaran kami sangat flexible, bisa diatur.
Harga masih nego.
Bila tertarik, anda bisa langsung datang ke kantor pemasaran yang beralamatkan di:
  • Xplore com, Jl Janti 18 Yogyakarta atau
  • Hubungi Dawud (0852 2826 7625) atau 488 793(08.00-18.00)
  • Kediaman Dawud, Pogung Rejo,Sinduadi, Mlati, Sleman blok D20 Yogyakarta

Sabtu, 24 Oktober 2009

Celoteh: Sholat Awal Waktu

Sholat tepat waktu? Itu adalah idaman setiap mukmin. Setiap muslim yang sadar, pasti berkehendak bisa sholat tepat waktu. Akan bersedih seandainya jika sampai telat atau bahkan lewat. Namun sangat bergembira jika bisa menepatinya. Allah berfirman; “Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS An - Nisaa 103)
Ngomong – ngomong masalah waktu sholat ini, ada sifat jelek yang saya miliki. Yaitu suka nelat. Alias tidak biasa sholat di awal waktu. Inilah penyakit kronis itu. Sudah tahu, tapi tetap saja begitu. Sudah jelas pikiran sadar memerintahkan untuk segera melakukan, tetap saja ada halangan dan alasan, sehingga molor seperti sedia kala. Bersoraklah syaitan dan bala tentaranya. Begitu berhasil mengulur waktu sholat saya menuju akhir waktu. Cilakanya jika saya mengerjakan sholat telat, karena berbagai alasan tersebut, maka sholat berikutnya cenderung ikut mundur juga. Ada perasaan, kan barusan sholat, kok sholat lagi sih.

Setelah saya teliti – teliti ada beberapa sebab kenapa timbul perilaku seperti itu. Mau tahu? Pertama, kedangkalan ilmu saya. Dengan pede saya mengakui bahwa memang ilmu saya kurang. Dalam beberapa riwayat dijelaskan bahwa amalan yang dicintai Allah adalah sholat pada waktunya, seperti hadits berikut. Di situ tidak diterangkan awal waktu, tetapi waktunya. Jadi menurut saya yang kemplu ini, di situ tidak dijelaskan secara explicit awal waktu.

Dari Abdullah bin Mas’ud ra, dia berkata, ‘Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, “Amal apakah yang paling dicintai Allah?” Nabi menjawab, ‘Sholat pada waktunya.’ Aku bertanya, ‘Kemudian apa?’ Nabi menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya, ‘Kemudian apa?’ Nabi menjawab, ‘Jihad di jalan Allah.” Abdullah bin Masud berkata, ‘Semua itu diceritakan kepadaku oleh Rasulullah SAW dan seandainya aku meminta tambahan niscaya beliau akan menambah untukku.’ (Rowahu al-Bukhori, Muslim, at-Tirmidzi dan an-Nasai).

Dengan demikian saya terus mengkaitkan keterangan sholat pada waktunya itu dengan hadits Jibril mengajari waktu sholat kepada Nabi SAW. Diterangkan pada hari pertama Jibril datang ke Nabi untuk mengajari sholat pada awal - awal waktu. Hari kedua Jibril ngajari Nabi sholat di akhir - akhir waktu, sembari berpesan, bahwa waktu sholat itu antara waktu kemarin dan sekarang ini. Kalau merujuk hadits ini maka pengertian sholat pada waktunya adalah sholat diantara waktu yang telah diajarkan oleh malaikat Jibril yaitu boleh di awal atau di akhir, asal tidak melewatinya.

Keadaan ini senada dengan hadits - hadits yang menerangkan fadhilah dhuhur awal (tahjirah – kalau nggak salah istilahnya) dan sholat isya’ akhir (attamah). Sebab kesemuanya itu dikerjakan pada waktunya, sesuai dengan hadits di atas. Maka ketika ada orang yang mengatakan bahwa afdholnya sholat itu di awal waktu, saya belum bisa menerima. Sebab attamah itu dilakukan saat akhir waktu, bahkan ketika manusia yang lain telah lelap tertidur.

Silang pendapat itu begitu kuat berkecamuk dalam benak saya. Ajakan teman kantor untuk selalu sholat awal waktu kebanyakan saya tolak. Selain alasan di atas, juga karena memang masih dalam jam kerja belum waktunya istirahat. Nggak enak rasanya meninggalkan jam kerja. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah dalil, hadits dari Ummu Farwah yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan at-Tirmidzi dalam sunannya.

Dari Ummu Farwah ra, - dia termasuk wanita yang membaiat Nabi SAW – dia berkata, Nabi SAW ditanya, ‘Amal apakah yang paling utama?’ Beliau menjawab, ‘Sholat di awal waktunya.” (Rowahu Abu Dawud dan at-Tirmidzi)

Hadits ini membuka mata hati dan dua bola mata bulat saya lebar – lebar kekeliruan yang saya alami selama ini. Baik pemahaman maupun praktik. Dengan hadirnya hadits Ummu Farwah ini, maka keterangan hadits Abdullah bin Mas’ud di atas, yaitu sholat pada waktunya, berarti menjadi sholat di awal waktu. Walaupun ada hadits at-tammah, hal ini tidak mengurangi keshahihan hadits sholat di awal waktu. Karena attamah terjadi adanya kesibukan atau kegiatan sb sehingga waktu sholatnya mundur di akhir. Bukan karena menyengaja dan bukan karena meremehkan, menyia – nyiakan waktu sholat.

Kedua, kenapa saya sering nelat sholat, adalah godaan untuk mempraktikan hadits tentang praktek pengumpulan dua sholat, satu di akhir waktu dan lainnya di awal waktu, seperti dhuhur dikerjakan di akhir waktu dan ashar di awal waktu. Demikian juga dengan waktu maghrib diakhirkan dan isya diawalkan. Namun praktik ini tidak mudah. Banyak godaan dan kendalanya, mengingat saya seorang karyawan yang waktunya tidak bisa diatur sesuai dengan kehendak sendiri.

Apapun, menimbang dalil dan praktiknya, mudhorot dan manfaatnya, maka yang terbaik menurut pemahaman saya sekarang adalah sholat di awal waktu. Lebih barokah, lebih mengena dan ngepasi sunah. Sebab tipis sekali perbedaan ketika kita sengaja menelatkan sholat dengan meremehkan sholat. Salah – salah itu menjadi tanda kemunafikan diri.

Celoteh: Tartil

Dalam bulan puasa kemarin beberapa teman ada yang khatam bacaan quran sekali, dua kali, tiga kali bahkan ada yang lebih dari itu. Namun juga ada yang tidak bisa mengkhatamkannya. Biasanya kalau baca - tadarus sendiri itu relative gampang dan cepat. Kenapa? Sebab merasa bener terus, tidak ada yang menyimak. Berbeda kalau disimak oleh yang lain.

Dalam acara naseahat pengurus daerah waktu itu, lagi – lagi versi istri saya - diceritakan bahwa salah satu generus di daerah telah khatam 3 kali. Merasa mendapat angin, buru – buru ucapan pengurus ini dijadikan hujjah untuk memperkuat diri para ibu yang merasa “teraniaya” dengan nasehat mas mubalighnya. Inilah serangan balik yang sempurna, pikir mereka. Nah, kayak apa tuh bacanya, kalau sampai 3 kali khatam padahal belum malam qodar? Kayak apa cepetnya? Berarti itu nggak bener dong? Lha ini yang ngejar 20 hari khatam saja dikatakan salah? Padahal rata – rata 1 malam cuma dijatah 1 juz lewat dikit dengan waktu 1 jam? Memang kalau merasa ‘kenekan’, suka senewen. Self defensenya tinggi. Karena merasa benar dan nggak mau disalahkan. Dendam yang membara,,,,,. Untuk yang satu ini, maka saya menceritakan istilah tingkatan bacaan dalam membaca quran.
Seingat saya,terdapat 4 tingkatan atau mertabat bacaan Al-Quran dari segi cepat atau perlahannya bacaan. Semua bacaan ini benar dengan keterangannya masing – masing, yaitu:
1. At-Tartil : Bacaan yang perlahan - lahan, tenang dan melafazkan setiap huruf sesuai dengan makhrajnya yang tepat serta menurut hukum - hukum bacaan tajwid dengan sempurna, merenungi maknanya, hukum dan pelajaran dari ayat yang dibaca. Tingkatan bacaan at-tartil ini biasanya bagi mereka yang sudah mengenal makhraj - makhraj huruf, sifat - sifat huruf dan hukum - hukum tajwid yang tuntas. Tingkatan bacaan ini adalah bacaan yang paling baik dan paling utama.
2. At – Tahqiq : Bacaannya seperti at-tartil cuma lebih lambat dan perlahan, seperti membetulkan bacaan makhraj hurufnya, menepatkan kadar bacaan mad dan dengung. Tingkatan bacaan at -tahqiq ini biasanya bagi mereka yangg baru belajar membaca Al-Quran supaya dapat melatih lidah menyebut huruf dan sifat huruf dengan tepat dan benar.
3. Al-Hadar: Bacaan yangg cepat serta memelihara hukum - hukum bacaan Tajwid. Tingkatan bacaan al - hadar biasanya bagi mereka yang telah menghafal Al-Quran, supaya mereka dapat mengulang bacaannya dalam waktu yang singkat.
4. At-Tadwir: Bacaan yang tengah- tengah, yaitu antara tingkatan bacaan at-tartil dan al-hadar, namun tetap memelihara hukum-hukum tajwid.
Nah, kalau menurut perhitungan saya, jika dibuat model dan dikomparasikan dengan waktu, kira – kira seperti ini. At-tartil itu jika membaca 1 juz dengan waktu antara 50 menit sampai 1 jam. Lebih dari 1 jam per juz masuk dalam katagori at – tahqiq. Sedangkan al-hadar jika mampu baca 1 juz antara 20 – 30 menit, sedangkan at – tadwir dibutuhkan waktu baca 30 – 40 menit untuk merampungkan 1 juz. Semua itu estimasi, tergantung kepada bagaimana penguasaan tajwidnya dan kemahirannya.
Nah, ngomong – ngomong ilmu tajwid ini sendiri, saya ingin memberikan sedikit penjelasan. Tajwid artinya memperindah atau memperelok (bacaan quran). Saya telah mengkhatamkan ilmu tajwid itu sebelum lulus SD dulu. Lagi – lagi oleh ustad kampung. Jadi sekarang banyak yang luping alias lupa – lupa ingat. Karena dulu di sebut – sebut tidak manqul, ya akhirnya tersisih – dengan sendirinya dan tidak dideres lagi. Pun, jika uraian dari awal sampai akhir ini dianggap tidak sah, sebab tidak manqul, ya monggo dipersilahkan. Yang jelas ilmu tajwid itu sekedar ilmu alat untuk membantu agar bisa membaca alquran dengan tartil, baik dan benar. Bersyukur yang hanya dengan manqul sudah paham, benar dan tartil baca qurannya. Jika belum, saya menganjurkan anda untuk sedikit belajar ilmu tajwid ini. Tak lain untuk menyempurnakan amalan dan pahala baca tartil quran itu sendiri.
Satu lagi yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu seperti ucapan Ali bin Abi Thalib r.a., ‘Tartil adalah membaca al-Quran dengan mentajwidkan huruf – hurufnya dan mengetahui tempat – tempat waqaf (berhenti) yang benar.’ Saya masih sering menjumpai banyak teman dan sedulur kita ketika baca al quran tidak tertib berhentinya. Padahal di situ tidak ada tanda baca untuk berhenti (waqof), kadang hanya bermaksud agar cepet. Dulu kang ustadz di kampung saya selalu mengingatkan, jika kamu waqof - karena gak kuat nafas - pada tempat yang bukan waqof, maka ulangilah beberapa kalimat ke belakang. Dan banyak juga kita yang belum tahu tanda - tanda waqof. Alhasil banyak yang melanggarnya, kayak supir angkot berhenti seenak udelnya, padahal di situ dilarang berhenti. Namun saya juga mendapatkan beberapa fakta bahwa tanda waqof tiap quran itu berbeda, tergantung penerbitnya/maktabah, walaupun ada juga yang sama. Untuk itu, biasanya kepada teman – teman saya hanya mengingatkan bahwa tiap ayat quran itu seperti layaknya kalimat. Anda boleh berhenti dimana saja, asalkan tidak merubah arti kalimat itu. Contohnya ada kalimat; Ibu dan bapak pergi, ketika kambing di rumah lepas. Jangan dipenggal : Ibu dan bapak / pergi ketika / kambing di / rumah lepas. Kambing di itu apaan? Rumah siapa yang lepas? Berantakan bukan? Ketika itu terjadi, berarti bacaan menjadi tidak tartil lagi walaupun benar tajwidnya.
Untuk tartil memang tidak mudah. Tapi jangan berputus asa. Mari berusaha terus. Banyak yang bisa dikerjakan, harus diperbuat, kudu dilakukan daripada hanya sekedar duduk manis merenung meratapi kekurangan, untuk memperolehnya. Tidak ada hari untuk tidak belajar dan belajar membaca quran. Tak ada hari tanpa pahala. Walaupun semuanya sudah manqul QS Muzammil ayat 4; “Dan bacalah Al_Qur’an itu dengan tartil.”

Sabtu, 12 September 2009

Mengejar Pahala di Madinah Al-Munawwaroh

Biasanya, udara di Kota Madinah di malam hari mencapai hampir 40 derajat celcius dan di siang hari bisa mencapai 50 derajat celcius. Serasa berdiri disamping api yang membara dan kulit muka seperti terbakar dan mengelupas. Namun bulan Ramadhan dengan segala pahala dan maghfiroh yang dijanjikan oleh Allah menjadi motivasi dari jamaah yang berkunjung ke Madinah Al Munawwaroh (kota yang bersinar) sebagai kota kebanggaan Nabi Besar Muhammad saw, sehingga suhu ekstrim tadi tidak menjadi penghalang untuk beribadah.

Apalagi pada malam hari kita bisa masuk ke Masjid Nabawi yang sejuk seraya menikmati air zamzam. Selain itu, ibadah di Masjid Nabawi juga mendapat pahala seribu derajat dibanding ibadah di masjid lain, kecuali Masjidil Haram yang pahalanya seratus ribu kali.Namun tidak sedikit jamaah yang setelah melaksanakan shalat isya berjamaah memilih ‘towaf’ di hutan beton yang mengelilingi Masjid Nabawi. Pasalnya, di sekitarnya ada toko, mal, kedai, sampai penjual emperan yang menawarkan berbagai barang, mulai dari jam tangan berkelas sampai rumput fatimah. Ada juga aneka jajanan yang menggiurkan setelah berpuasa di siang hari, seperti kebab, roti kari, dan berbagai jenis kurma.
Apalagi jarak dari Masjid Nabawi dengan lokasi ‘towaf’ itu tidak begitu jauh, hanya kurang lebih seratus meter. Meskipun berdekatan, namun suhu udara begitu ekstrim. Tatkala kita berjalan diantaranya, udara panas yang langsung menyergap tubuh dan muka bisa mencapai 40 derajat celcius,.

Pada hari kedua, subhanallah, cuaca di Kota Madinah sungguh di luar dugaan, yakni mendung dan sejuk. Hal ini membuat seluruh jamaah semakin bersemangat beraktivitas dan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah maupun ziarah ke tempat-tempat bersejarah.Terdapat banyak keutamaan Kota Madinah, antara lain:
1. Shalat di Masjid Nabawi lebih utama seribu kali dibandingkan ibadah di masjid-masjid lainnya di bumi ini, kecuali Masjidil Haram.
2. Sholat di Raudha dalam Masjid Nabawi sama dengan berjalan-jalan dan shalat di taman surga.
3. Berziarah ke makam nabi Muhammad saw sama dengan mengunjungi rumah Nabi sewaktu beliau hidup.
4. Sholat di Masjid Quba, yakni masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi ketika hijrah ke Madinah, pahalanya sama dengan satu kali umroh.

Selain itu kita juga dapat mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya seperti Masjid Kiblatain atau masjid yang memiliki dua kiblat, yakni menghadap ke Mesjidil Aqsa dan satu lagi menghadap ke Baitullah. Disinilah turun wahyu berupa Surat Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan Nabi Muhammad menghadap Masjidil Haram.

Kita juga dapat mengunjungi masjid-masjid para sahabat Nabi di dekat lokasi perang khandak. Inilah perang yang sangat bersejarah dimana ketika akan diserang oleh orang kafir Nabi Muhammad dan para sahabat menggali parit sebagai benteng pertahanan sehingga orang kafir tidak dapat menyerang karena terhalang parit. Ada juga lokasi Jabal Uhud tempat terjadinya perang dahsyat dimana orang Islam mengalami kekalahan dan tewasnya paman Nabi, yaitu Hamzah.
Tentu tidak ketinggalan kita juga bisa berkunjung ke pasar kurma dekat kebun kurma. Disana terdapat kurma Nabi. Dalam hadits dikatakan bahwa barang siapa yang memakan kurma Nabi sebaganyak tiga, lima, atau tujuh butir di waktu pagi akan dilindungi oleh Allah dari kekuatan sihir sampai esok pagi.

Koneksi Internet Dengan Modem Handphone

Hape sebagai modem untuk melakukan koneksi internet merupakan cara paling sederhana yang layak dilakukan bagi generasi yang serba kebelet, misalnya sekedar untuk ber YM ria lewat pc, atau membuka email dari rekan bukan kebelet merayu cewek lho?. Tapi bagi professional surfer saya kira kurang puas, kecuali bisa melakukan tweak juga pendongrak koneksi internet.

Berikut settingan beberapa profider mulai gsm dan cdma, kalo ada yang kurang silahkan di tambahi.

Persiapan:
A.Peralatan yang di perlukan:

1. Sebuah HP yang support GPRS, dan sudah bisa koneksi dengan GPRS.
2. Kartu telepon / sim card.
3. Personal computer boleh juga laptop.
4. Perangkat koneksi, dari HP ke PC. Boleh pakai kabel data, Bluetooth, atau IrDA (Infrared Data Adapter). Berikut dengan drivernya yang sudah diinstall. Pokoknya sudah bisa kirim-kiriman antara PC dan HP.
5. Tancapkan hanphone yang sudah aktif gprsnya (pastikan kondisi on) dengan kabel data ke usb komputer anda. Bila file driver telah ada di komputer maka secara otomatis akan mendeteksi dengan sendiri. bila tidak lakukan penginstalan driver secara manual.

B.Setting Modem

Start >> control panel >> Phone and Modem Options>> akan muncul daftar modem yang udah terdeteksi oleh komputer beserta portnya bisa com2, com7 dst. Bila sudah ada berarti terdeteksi bila belum bisa di pastikan salah satu setingan belum lengkap, periksa kabel data dan hidupkan hanphone anda.

Untuk memastikan koneksi antara pc dengan hanphone secara manual, silahkan sorot nama modem anda lalu pilih properties, di tab general akan tertera nama modem hape anda, lalau pilih diagnostics lalu query modem, bila tertera success berarti komunikasi oke.
Silahkan lihat bagian tab advanced, lalu di bagian extra setting masukkan kode dibawah ini: - lalu ok.

Kode extra setting

AT+CGDCONT=1,”IP”, “Acsess poin name operator”
Sebagai catatan: Acsess poin name merupakan variable yang senantiasa bisa berubah, kita sesuaikan dengan kartu hanphone yang kita pakai.

Contoh: anda memakai kartu im3 sebagai kartu hanphone yang anda gunakan sebagai modem handphone, maka settingannya kan jadi sebagai berikut:
AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.indosat-im3.net”

Berikut settingan kode untuk masing masing operator:
AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.indosat-im3.net” untuk im3
AT+CGDCONT=1,”IP”,”satelindogprs.com” untuk matrix dan mentari
AT+CGDCONT=1,”IP”,”internet” untuk telkomsel
AT+CGDCONT=1,”IP”,”xlgprs.net” untuk xl

C.Melakukan koneksi / membuat dial up:

1. Buka Control Panel lagi,
2. Pilih Network Connections,
3. New Connection Wizard.
4. Ikuti langkah-langkahnya dengan menekan Next…
5. Untuk Connection Type, pilih Connect to the Internet
6. Getting Ready, pilih Set up my connection manually
7. Internet Connection, pilih Connect using a dial-up modem
8. Pada connection name / isp name isikan nama terserah anda misal konekyuk (sebagai nama koneksi anda)
9. Pada Phone number to dial, isikan *99***1# (lihat daftar di bawah untuk cdma berbeda)
10. Pada dialog pengisian username dan password, sesuaikan dengan setting kartu anda. Jika menggunakan IM3, usernamenya gprs dan passwordnya im3 (lihat daftar di bawah. silahkan di sesuaikan sendiri.

Daftar username dan password serta dial number gsm dan cdma:

Telkomsel
username: wap
password: wap123
dial number : *99***1#

Mentari
username: indosat
password: indosat
dial number : *99***1#

Matrix
username: silahkan di kosongi
password: silahkan dikosongi
dial number : *99***1#

Xl
username: xlgprs
password: proxl
dial number : *99***1#

Im3 ( yang berdasarkan kb )
username: gprs
password: im3
dial number : *99***1#

Im3 ( yang berdasarkan waktu/ time base )
username: indosat@durasi
password: indosat@durasi
dial number : *99***1#

Fren
username: m8
password: m8
dial number : #777

Telkom Flexy
username: telkomnet@flexy
password: telkom
dial number : #777

Starone
username: starone
password: indosat
dial number : #777

Catatan : angka 1 di dalam setingan dial number silahkan disesuaikan dengan banyaknya koneksi internet yang ada di komputer anda. contoh anda memiliki 2 macam koneksi internet dari pc anda maka dial number bisa diisi: *99***2# dst.

Untuk kartu IM3, fasilitas GPRS-nya otomatis aktif saat kartunya diaktifkan. Untuk Simpati dan lain-lain masih perlu register dulu, dan untuk nomor lain bisa menghubungi customer service untuk informasi aktivitas GPRS. Saya buat tutorialnya setting gprs ini.

Selamat berinternet dengan aman jangan lupa pakek kondom antivirus, Senantiasa hemat pengeluaran anda dan dapatkan hasil yang maksimal, he..he. Semoga tutorial ini bermanfaat. Didukung juga oleh www.downloadvideo3gp.com,

Lailatul Qodr on line


Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
“I’tikaf dimana Pak ?“, muncul tiba-tiba di YM saya malam ke-22 Romadhon ini. “Mas, di Jepang i’tikafnya bagaimana ?“, pertanyaan serupa di malam ke-21 kemarin.
I’tikaf atau berdiam diri di masjid selama 10 malam terakhir di bulan Romadhon adalah dambaan setiap muslim dan seharusnya menjadi menu wajib yang menghiasi detik-detik menyongsong berakhirnya bulan yang penuh barokah ini. Bagaimana tidak ? Akan luar biasa hasil yang didapat bila kita sukses menjalani. Cukup dengan berdiam diri saja, pahala pun mengalir deras, membandingi semua ibadah apapun yang dilakukan oleh kaum muslimin yang berada di luar masjid. Duduk dalam rangka i’tikaf ini setara dengan orang membaca Al Qur’an di malam itu, sholat terawih berkali-kali rokaat, dzikir dan do’a yang tak karuan panjangnya, dll, dengan catatan semuanya dikerjakan di luar masjid. Belum lagi janji Alloh berupa datangnya malam 1000 bulan. “Masya-Alloh, segala puji bagi Alloh yang memudahkan hamba-Nya dalam beribadah. Enak banget yo, ming lungguh, entuk pahala uakeh banget’”
Di sini, di Pulau Shikoku ini, bukannya kami tidak mau i’tikaf atau tidak ambil perduli dengannya dengan mendengkur semalaman. Keadaanlah yang memaksa kami begini. Kami hanya memiliki 1 masjid di pulau terbesar ke-4 se-Jepang ini. Itu pun kira-kira 1,5 jam dijangkau dengan naik kendaraan, numpang mobil teman PPI. Tentu sulit mencapainya di tengah malam bila harus menyusahkan orang lain yang tidak sepaham. Musholla MICC atau aula kampus tempat kami biasa melaksanakan sholat Jum’at juga tidak bisa diharapkan. Statusnya bukanlah masjid. Praktis malam-malam romadhon tahun ini saya lalui dengan suasana berbeda. Tidak ada i’tikaf dan tidak ada pula pengajian semalam suntuk yang diacarakan di masjid untuk menggapai lailatul qodr.
Namun “Tidak ada rotan, akar pun jadi”. Kalaupun tidak bisa i’tikaf, lailatul qodr harus didapat.
Acara pun mulai digelar. Ada pengajian on line asrama makna Al Qur’an setiap malam, penyampaian hadits dan nasehat. Semangat rasanya, tetap bisa ibadah walaupun saling berjauhan. Teman di seberang sana berasal dari Fukuoka, Tokyo, Osaka, Hiroshima, Hongkong, dll. Nylonong 1, 2, 3 orang dari Indonesia. Hampir semuanya senasib sepenanggungan. Bila acara selesai, kami pun melanjutkan ibadah sendiri-sendiri di apartemen hingga subuh tiba. Tapi ya … kalau ngantuk, tidak ada yang ngoprak-ngoprak supaya bangun. Tidak ada ongkek-ongkek, pijet-pijetan, dandangan yang merdu menggugah hati. Apalagi jaburan yang dibagikan di sela-sela pengajian. Hhmm … semuanya serba mandiri, dan kembali pada seberapa kuat keinginan kita menggapai malam 1000 bulan ini. Seberapa banyak persiapan yang telah kita lakukan sebelumnya.
Allohumma innaka ‘afuwwun kariim, tuhibbul ‘afwa fa’fu anniiin
Allohumma innaka ‘afuwwun kariim, tuhibbul ‘afwa fa’fu anniiin ……

Sabtu, 05 September 2009

xplore HSS

Xplore HSS(HardDisk Service Center)

Pusing Komputer ANDA
Rusak??
Kapan dan Di manapun
anda membeli komputer,
PASTIKAN..
TEMPAT SERVICE hanya di

XPLORE COMPUTER

KAMI AHLINYA SERVICE:
  • HARDDISK MATI,BAD SECTOR
  • MAINBOARD,MONITOR,CPU
  • PORT PS/2 KEYBOARD+MOUSE
  • PRINTER BLINK/KEDIP-KEDIP
  • RECOVERY DATA HILANG
  • PARTISI HILANG, TERFORMAT
  • RECOVERY BONGKAR(JIKA TROUBLE HEAD)

SERVICE HARDDISK DAN RECOVERY DATA HILANG
BackUp data sangat penting sekali untuk Mahasiswa, Kantor Instansi Pemerintah maupun
Swasta yang berhubungan dengan tesis, Skripsi, Data Kantor, Konsumen, relasi, rekanan dan nasabah.
Padahal komputer merupakan piranti yang bekerja dalam suhu yang cukup panas dan memiliki batas umur/penyusutan, sehingga pada waktu tertentu akan mengalami kerusakan(mati). Dikhawatirkan jika yang mengalami kerusakan adalah HARDDISK sebagai media penyimpan data, maka akibatnya data-data akan hilang dengan rusaknya harddisk tersebut.
Kami siap untuk membantu dalam Recovery Data(Ambil Data)
yang telah hilang akibat terhapus, harddisk rusak/mati.

Menurut David M Smith, Ph. D. Pepperdine University Ca. USA.:
"DANA YANG DIKELUARKAN UNTUK MENGGANTI DATA YANG HILANG
MENCAPAI 5 KALI BIAYA YANG DIKELUARKAN UNTUK BIAYA BACKUP"

Jl. Janti 18 Yogyakarta
(100 meter selatan Lampu Merah/barat Jembatan Layang Janti)

Telp. (0274)741-0409
0815-671-5113(SMS CENTER)
e-mail:xplore_yk@yahoo.com

CABANG:
SOLO:XPLORE UMS
Jl. Garuda Mas No.1F(depan ATM BNI/GOR UMS)
Telp. (0271)587-6118
HP. 0888-0271-9079